Jumat, 22 November 2013

PENTAS GEBYAGAN SURO

Pentas seni dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1435 H, Paguyupan Seni Kuda Lumping Campur Sari "KRIDO BUDOYO" akan diadakan kem
bali pada hari minggu, 24 Nopember 2013 di rumah Bopo Saleh, Jalan Keranggan III kelurahan Sei Pinang Palangka Raya. sebelum Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.
Acara ini diselenggarakan dengan cara gotong royong swadaya sendiri semua anggota.
Pagelaran ini juga merupakan hiburan bagi masyarakat kota Cantik Palangka Raya yang haus akan hiburan gratis.....

Selasa, 08 Oktober 2013

PENTAS AMAL PENGGALANGAN DANA BENCANA KEBAKARAN


Telah 2 (dua) kali terjadi kebakaran hebat di kota Cantik Palangka Raya. Kota Cantik yang tidak lagi Cantik, karena musibah ini.
Paguyupan seni Kuda Lumping Sekota Palangka Raya mulai ahari ini, Selasa, 08 Oktober 2013 sampai dengan 10 Oktober 2013 mengadakan pagelaran amal penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran beberapa waktu lalu. Mari kita sukseskan bersama, semoga masyarakat terhibur dan peduli untuk memberikan sumbangan dalam bentuk apapun.

Selasa, 26 Maret 2013

TAK CUMA NEMBANG, TAPI JUGA MENYUMBANG

 Atas nama Keluarga Besar Paguyupan Kuda Lumping Campur Sari "KRIDO BUDOYO" kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Wakil Wali Kota Palangka Raya Bapak Maryono selaku Ketua PMI Kodya Palangka Raya, Wakil Ketua DPRD Tingkat I Bapak Arif Budiatmo atas dukungannya, dari Dealer Wira Toyota Palangka Raya, Dealer Yamaha Palangka Raya dan semua pihak yang turut ambil bagian demi terlaksananya Acara Donor darah ini.
Terima kasih kami juga buat media Kalteng Post yang dari awal ikut mempublikasikan kepada masyarakat acara yang kami selenggarakan pada hari Sabtu, 23 Maret 2013 di Mina Wisata Pancing Lauk Tempat bapak H. Samino, jalan Adonis Samat atau jalan arah Bandara Cilik Riwut Palangka Raya.
Juga kepada media Tabengan yang ikut mempublikasikan serta ada salah seorang wartawannya yang ikut menyumbangkan darahnya.
Kalteng Post memuat TAK CUMA NEMBANG, TAPI JUGA MENYMBANG. Sedangkan Tabengan memuat 50 ORANG ANGGOTA KRIDO BUDOYO SUMBANGKAN DARAH.
Sebanyak 50 kantong (Gol A : 14 kantong, Gol B : 10 Kantong, Gol AB : 5 kantong dan Gol O : 21 kantong) darah telah kami serahkan kepada PMI Palangka Raya untuk membantu orang-orang yang memerlukan. Sebanyak 50 kantong darah kami serahkan kepada PMI Kodya Palangka Raya secara simbolis kepada Bapak Maryono selaku Ketua PMI Palangka Raya.
Kami berharap ini adalah permulaan. Semoga acara-acara sosial seperti ini bisa dicontoh dan diikuti oleh paguyupan-paguyupan kesenian yang lain.

Jumat, 22 Maret 2013

ULANG TAHUN KRIDO BUDOYO YANG KE-7

Pada pelaksanaan hari kelahiran Paguyupan Kuda Lumping Campur Sari "KRIDO BUDOYO", yang jatuh pada setiap tanggal 30 Maret , tahun 2013 ini akan mengadakan acara yang berbeda dengan tahun-tahun kemarin dan berbeda pula dari paguyupan-paguyupan kesenian yang lain yaitu seperti yang termuat di halaman 24 media masa koran Kalteng Pos tanggal 17 Maret 2013 "TIDAK HANYA MENARI TETAPI JUGA MEMBERI".
Atas dukungan berbagai pihak, pada tanggal 16 Maret 2013 Paguyupan Kuda Lumping Campur Sari "KRIDO BUDOYO" telah mengadakan acara Tanam 200 pohon mulai bundaran burung sampai dengan Bereng Bengkel (Kereng Bengkirai) Kota  Palangka Raya.
Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, acara bisa terlaksana dengan lancar. Hal ini karena dukungan berbagai pihak seperti, Dinas Perkebunan dan Pertanian Kota Palangka Raya, Kalteng Pos, Pemerintah Daerah Kodya Palangka Raya dan lainnya yang tidak bisa  disebutkan satu per satu.
Tanggal 23 Maret 2013, akan diadakan juga Donor darah para anggota bekerja sama dengan PMI Kodya Palangka Raya, bertempat di Pancing Lauk jalan Adonis Samat Kota Palangka Raya.
Selanjutnya puncak acara yaitu pagelaran hiburan dengan mempersembahkan penampilan kesenian Kuda Lumping Campur Sari "KRIDO BUDOYO" pada hari Minggu, 31 Maret 2013 juga di adakan di Pancing Lauk jalan Adonis Samat Kota Palangka Raya.
Semoga semua kegiatan yang kami lakukan dapat ditiru, menjadikan Patuladhan atau contoh kepada Paguyupan-paguyupan yang lain, disamping dalam usaha melestarikan Budaya Nasional yang merupakan warisan dari nenek moyang dan untuk anak cucu mendatang.
Inilah wujud tekad Paguyupan Kuda Lumping Campur Sari "KRIDO BUDOYO" pimpinan Bapak Purwanto, SE. ST untuk tetap exist di Kodya Palangka Raya dan sekitarnya.
Kritik dan saran dapat disampaikan ke alamat email : dhany_pur@yahoo.co.id atau ke 0813 4909 7206.

Rabu, 21 November 2012

Paguyupan Seni Jaranan Campur Sari "KRIDO BUDOYO" akan kembali hadir menghibur masyarakat Kota Palangka Raya dan sekitarnya dalam acara Gebyagan Suro, yang rencananya akan dilaksanakan di Jalan Adonis Samad Palangka Raya pada hari Minggu Pon 25 Nopember 2012.
Sudah agak beberapa saat lamanya vakum tidak tampil. Saatnya KRIDO BUDOYO menunjukkan penampilannya kembali yang memukau penonton lewat adegan-adegan yang sangat menghibur.

Rabu, 05 September 2012

ENERGI TANPA BAHAN BAKAR
Saat ini masyarakat berlomba-lomba mencari energi alternatif atau energi pengganti bahan bakar minyak. Karena makin melambungnya harga minyak dalam dan luar negeri. Kebijakan pemerintah mengurangi subsidi bahan bakar minyak bahkan kalau bisa menghapus subsidi tersebut.
Sampai saat ini para pakar dan ilmuwan berusaha mengadakan penelitian adakah pengganti bahan bahar minyak, ada yang mencoba memakai bahan bakar air, dan ternyata hanya bohong.
Yang tidak terpikirkan para ilmuwan Indonesia menggunakan tenaga penggerak dari kekuatan medan magnet.
Di beberapa situs luar negeri telah banyak yang mengadakan percobaan menggunakan energi medan magnet.
Mulai untuk sepeda motor, mobil bahkan untuk pembangkit listrik. Memang, belum ditemukan magnet yang sangat kuat, sehingga masih memerlukan ukuran yang sangat besar.

Cara Mengenal Watak Keris (Wesi Aji)

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, keris adalah senjata yang memiliki watak, selain mengandung tuah atau kekuatan gaib. Keris akan membawa pengaruh terhadap watak atau perilaku sang pemiliknya, baik pengaruh negatif atau pun pengaruh positif. Maka jika ingin memiliki sebuah keris, maka sang pemilik harus tahu watak dari keris itu itu agar tidak terkena pengaruh yang negatif.

Ada banyak cara dalam tradisi masyarakat Jawa dalam mendeteksi watak keris, misalnya cara-cara di bawah ini.
Keluarkan keris dari sarungnya, kemudian hitunglah panjang keris tersebut dengan menggunakan lebar ibu jari tangan dengan perhitungan: Siti, Sengkali, Arjuna mangan ati, Rondho tunggu dunyo, Dandang tunggu nyowo.

Jika jatuh pada hitungan:

Siti
Maka keris itu berwatak sebagai pelindung, banyak memberi maaf, dan menunjukkan kebaikannya.

Sengkali
Wataknya suka memberi, murah tangan, namun jika marah berbahaya.

Arjuna mangan ati
Berwatak keras hatinya (Brangasan) dan pemarah.

Rondho tunggu dunyo
Berwatak murah rejekinya

Dandang tunggu nyowo
Berwatak sang pemiliknya akan menderita sengsara.

Jika ingin melihat kekuatan atau menjumpai sang penunggu keris (menayuh wesi aji), maka caranya seperti di bawah ini,

Pada malam hari, tariklah garis silang di atas tanah dari utara ke selatan dan dari barat ke timur, dengan membaca mantra,
"yahoa"

Kemudian keluarkan keris tersebut dari sarungnya dengan membaca mantra,
" Iman sari sukmo mulyo, tinampanan podho sukmo, telek erang araning wesi, ter putih araning wojo, mati roso araning cahyo, wesi pulasani aku njaluk weruh siro gelem melu aku opo ora "

Lantas bakarlah kemenyan di atas tungku dan letakkan setangkir bunga mawar di sampingnya dengan membaca mantra,
" Wesi pulasani diaturi dhahar sego putih gondo arum "

Setelah itu taburkan bunga di atas tanah yang bergaris silang tadi dan letakkan keris tersebut di atasnya dengan membujur ke arah utara. Setelah beberapa saat, masukkan kembali keris ke dalam sarungnya dan taruhlah di bawah bantal anda yang akan dipakai tidur. Anda akan dijumpai di alam mimpi oleh si penunggu keris tersebut dan dia akan menunjukkan kekuatan atau pun kesediannya untuk ikut dengan anda.